TIPS PERAWATAN BLACK HORSE
Black Horse memang variant hitam. Tapi apapun itu, kondisi iklim dan perawatan juga berpengaruh pada hasil akhir. Makanya, belum tentu bila kebetulan anda membelinya sudah hitam, warna itu bias bertahan apabila salah perawatan. Tapi belum tentu juga, bila saat anda mendapatkannya masih hijau, selamanya tetap hijau, asal tahu merawatnya, hal ini bias diwujudkan.
Yang pertama, jenis ini pantang untuk digemukkan, karena kalau terlalu gemuk atau cepat besar, maka pigmen warna akan sangat lama terbentuk. Karena nutrisi akan banyak tersalur untuk pertumbuhan akar. Untuk hal satu ini, minimal pakai NPK seimbang, tapi yang paling rendah. Atau pilih pupuk yang kadar N rendah dan P,K tinggi.
Yang kedua, syarat penjemuran pada matahari langsung di pagi hari sampai jam 09.30. ini mutlak dibutuhkan. Hal ini merangsang keluarnya pigmen warna keluar. Tanpa perawatan ini, meski barang asli pun akan sulit untuk jadi hitam. Meski begitu, factor klimat harus diperhatikan. Jenis ini bagus dipelihara langsung di tempat terbuka, bahkan tanpa paranet. Hanya saja saat dipelihara, penempatannya di bawah naungan pohon besar, dan tetimpa sinar matahari hanya pagi dan saja.
Yang ketiga, proses pengkabutan. Ini juga rutin harus dilakukan. Biasanya, pagi atau sore hari antara jam 3 dan jam 4. bahkan kalau mau, pada siang hari boleh dilakukan, asal air pengkabutannya tipis-tipis saja dan merata.
Pengepotan juga harus bertahap. Kalau akar belum terbentuk di ujung pot, sebaiknya jangan segera diganti. Semuanya itu perlu tahapan ang lama. Mulai dari yang kecil dulu, sampai besar. Tapi yang penting, jangan keburu diganti. Sebab, kalau kelebaran potnya, maka unsure N nya banyak yang terserap pada tanaman. Jadi terlalu subur. Akhirnya, meski varian itu sebenarnya hitam, akan memudar dengan sendirinya.





