CARA MERAWAT ANTHURIUM
Banyak ragam media tanaman yang beredar di pasaran yang digunakan untuk Anthurium. Akar pakis dipilih karena dapat menjaga kelembapan lebih lama dan juga karena prioritasnya yang tinggi. Daun bambu juga bagus di gunakan sebagai media campuran yang mempunyai sifat membantu memacu pertumbuhan Anthurium terutama yang masih bibit dan cara memperoleh daun bambu sangat mudah. Untuk yang masih anakan, sebaiknya menggunakan cacahan pakis yang halus yang bisa diperoleh dari ayakan pakis kasar.
Sebenarnya pemilihan media tanaman dan komposisinya dicocokan dengan cuaca daerah. Ini artinya, komposisi media di daerah yang satu bisaberbeda dengan daerah yang lain yang meliliki cuaca dan suhu berbeda. Anthurium akan tumbuh subur dan mempesona di dataran tinggi. Tapi untuk dataran rendah sebenarnya tidak masalah, karena ternyata ditempatkan didaerah yang panas misalnya Surabaya, Semarang dan Jakarta Anthurium juga tumbuh subur.
Prinsipnya cuma satu, yaitu bikinlah media yang porous, biar air tidak menggenang dalam pot. Penting juga sirkulasi udara, tanaman ini tidak suka udara yang pengab. Tambahi dengan kipas angin juga sangat memebantu dalam sirkulasi udara. Disarankan mengganti media tanaman dalam kurun waktu antara 6 sampai 12 bulan.
Penempatan dalam pot prinsipnya juga penting. Pilih pot yang berukuran seimbang dengan tanamannya. Sebagai patokan bandingkan tinggi tanaman dengan ukuran pot. Jenis pot bonsai bagus bagi pertumbuhan Anthurium, dikarenakan pertumbukan akar bisa menyamping. Ini juga menambah keindahan dan kecantikan penampilan. Kalau ditempatkan di sebuah pot yang tinggi, maka pertumbukan akarnya akan kebawah.
Dan jangan lupa kalau Anhturium paling alergi dengan sinar matahari, untuk itu tanaman Anthurium diusahakan kena sinar matahari hanya 20 persensaja atau cukup dengan sinar matahari pagi sampai jam10 pagi. Terpaan sinar matahari yang terlalu berlebihan akan cepat membakar daun Anthurium. Kalau terkena sinar matahari langsung atau berlebihan daun akan terbakar. Gejalanya, daun akan menguning dan selanjutnya timbul warna kehitaman.
Yang tidak kalah pentinya yaitu soal penyiraman. Air mutlak bagi Anthurium, tetapi tidak boleh berlebihan apalagi sampai menggenang,. Bahayanya, terlalu banyak air bisa membuat batang membusuk karena jamur. Jangan salah sangka, jika daun segar kemudian menguning belum tentu karena kekurangan air. Malah justru sebaliknya, mungkin karena terlalu banyak air sehingga akar menjadi busuk dan daun menguning. Makanya perlu diperhatikan, biarpun media atas sudah kering tetapi bila dikorek sampai kedalaman 1 atau 2 cm masih basah, maka penyiraman bisa dilakukan 2 hari lagi.
Penyiraman sebaiknya dilakukan di sore hari, sekitar pukul 16.00 – 17.00 saat udara sudah tidak panas sehingga kelembaban media tanam bisa bertahan sampai di kesokan harinya. Selain itu, penyemprotan pada pagi hari atau sore hari, bisa membuat unsur hara tidak cepat menguap karena panas terik matahari.






WAH…BAGUS DEH TIPSNYA. Emang seperti itu yang aku lakukan.
Tapi kalo dipupun pake Mitcin (penyedap rasa) boleh gak. Itu ka penyubur.
Thanks
bole minta saran tentang merawat black beauty ga?
ada 100 pohon…baru 3 daun…pengen keluar list hitamnya gimana caranya ya?
thnx.